Prinsip-prinsip Berpikir Kritis

Melalui kelas ini, kamu diajak untuk:

  • Mengenal prinsip-prinsip berpikir kritis.
  • Mengidentifikasi langkah-langkah berpikir kritis.

Tentang Berpikir Kritis

Berpikir kritis adalah proses menilai informasi berdasarkan kualitas dan relevansinya. Semua pemikiran kritis berasal dari sebuah pertanyaan. Apakah informasi ini benar? Mengapa metode A digunakan dan B tidak? Berpikir kritis berarti mencari bukti, mengidentifikasi bias, dan mendobrak asumsi tanpa bukti.

Prinsip Dasar

Dalam berpikir kritis, ada dua prinsip dasar yang perlu dipegang, yaitu keterbukaan pikiran dan skeptisisme yang reflektif.


Ketuk untuk memahami keduanya.
Keterbukaan pikiran

Pikiran yang terbuka memberikan ruang untuk mengolah informasi dari berbagai sisi, termasuk sisi-sisi yang tak kita sukai, dan menganalisis setiap konsekuensi.

Skeptisisme reflektif

Membiasakan diri skeptis terhadap informasi, pernyataan, termasuk kredibilitas sumber dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan penggugat.

Langkah-langkah Berpikir Kritis

Secara sederhana, berpikir kritis berarti selalu mengajukan pertanyaan. Dengan membiasakan diri bertanya, kita melatih pikiran untuk selalu menganalisis informasi dan tindakan. Hal yang perlu kita ingat adalah tidak ada pertanyaan yang terlalu bodoh.


Ikuti langkah-langkah berpikir kritis dengan mengetuk akordion di bawah ini.
Tujuan

Definisikan tujuan, misal dalam bisnis, pekerjaan, atau hubungan. Pertanyakan mengapa kita menentukan tujuan tersebut? Mengapa spesifikasinya demikian?

Pertanyaan yang relevan

Biasakan diri memilah pertanyaan yang relevan. “Apakah Anda menyukai produk kami?” dan “Apa produk yang Anda sukai?” adalah dua hal yang berbeda. Tentukan pertanyaan spesifik yang relevan dengan informasi yang kita butuhkan.

Asumsi/hipotesis

Semua pengetahuan berawal dari dugaan. Susun asumsi-asumsi sementara yang nantinya akan kita buktikan kebenarannya. Gunakan informasi dan referensi terdahulu untuk merumuskan asumsi baru.

Ragam perspektif

Cari ragam perspektif yang relevan untuk diketahui, termasuk perspektif yang mungkin tak kita sukai. Siapa saja yang perlu ditanya? Apakah mereka orang yang kredibel? Di mana tempat kita mencari sumber-sumber terkait?

Informasi dan bukti

Analisis setiap informasi yang kita dapatkan. Apakah informasi tersebut mendukung asumsi dan argumen kita? Seberapa relevan informasi tersebut terhadap asumsi kita? Apakah informasi tersebut kredibel?

Kesimpulan

Tarik kesimpulan dengan menginterpretasikan informasi atas rangkaian pertanyaan kita. Setelah itu, gugat kembali jika kesimpulan sudah tidak lagi relevan.

Pro Tips

  • Berpikir kritis adalah proses menilai, mengonfirmasi, dan menggugat informasi yang muncul.
  • Dalam berpikir kritis, ada dua prinsip yang perlu dipegang, yaitu keterbukaan pikiran terhadap ragam perspektif dan analisis, serta skeptisisme untuk selalu mengajukan pertanyaan-pertanyaan relevan.

Kuis

Mengapa kita perlu skeptisisme reflektif?

Selamat, Anda telah menyelesaikan pelajaran ini
Klik untuk menyelesaikan